Warga Yudomulyo Tutup Akses Jalan Menuju Pesanggaran, Protes Kondisi Jalan Berlubang yang Tak Kunjung Diperbaiki

Banyuwangi, 16 Maret 2025 – Warga Dusun Yudomulyo, Desa Ringintelu, Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi, melakukan aksi protes dengan menutup total jalan menuju Pesanggrahan Bok Putih pada hari Minggu (16/3/2025). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan warga terhadap kondisi jalan yang rusak parah dan tidak kunjung diperbaiki selama lebih dari 15 tahun. Warga bahkan menanam pohon pisang di sepanjang jalan sebagai simbol protes dan keputusasaan mereka.

Aksi penutupan jalan ini bukan kali pertama dilakukan warga. Selama tiga minggu terakhir, warga telah berulang kali menyuarakan keluhan mereka melalui berbagai bentuk protes, namun belum ada tindakan nyata dari pihak berwenang. Jalan yang berlubang-lubang dan rusak parah telah menjadi sumber masalah bagi warga, terutama karena telah menyebabkan ratusan kecelakaan dalam beberapa tahun terakhir.

"Kami sudah sangat kecewa. Sudah 15 tahun lebih jalan ini dibiarkan rusak tanpa perbaikan. Setiap hari kami harus berjuang melewati jalan yang berlubang, bahkan seringkali menyebabkan kecelakaan. Kami merasa diabaikan," ujar salah seorang warga, Wawan Kadir (45), yang turut serta dalam aksi tersebut.

Warga mengaku telah melakukan berbagai upaya untuk menarik perhatian pemerintah setempat, termasuk mengirimkan surat keluhan dan melakukan pertemuan dengan pihak terkait. Namun, hingga saat ini, belum ada langkah konkret yang dilakukan untuk memperbaiki jalan tersebut. Akibatnya, warga memilih untuk melakukan aksi penutupan jalan sebagai bentuk tekanan terakhir.

Selain menutup jalan, warga juga menanam pohon pisang di sepanjang jalan rusak tersebut. Penanaman pohon pisang ini dilakukan sebagai simbol bahwa jalan tersebut sudah tidak layak digunakan dan lebih cocok dijadikan lahan pertanian. "Kami menanam pisang karena jalan ini sudah seperti sawah, berlubang dan tidak bisa dilalui dengan aman," tambah Wardi.

Dampak dari kondisi jalan yang buruk ini tidak hanya dirasakan oleh warga setempat, tetapi juga oleh pengendara yang melintas. Banyak pengendara motor dan mobil yang mengalami kecelakaan akibat lubang-lubang besar di jalan tersebut. Beberapa warga bahkan menceritakan pengalaman pribadi mereka yang harus mengalami cedera serius akibat terjatuh dari kendaraan.

"Sudah terlalu banyak korban. Kami tidak ingin ada lagi korban kecelakaan karena jalan yang tidak layak ini. Pemerintah harus segera bertindak," tegas seorang ibu rumah tangga, Siti (38), yang juga turut dalam aksi protes.

Aksi penutupan jalan ini sempat menyebabkan kemacetan panjang di sekitar wilayah tersebut. Beberapa kendaraan yang hendak melintas terpaksa memutar dan mencari jalur alternatif. Warga berharap aksi mereka dapat mendorong pemerintah setempat untuk segera mengambil tindakan dan memperbaiki jalan yang rusak tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah setempat terkait aksi protes warga Yudomulyo. Warga berharap agar keluhan mereka segera ditindaklanjuti dan jalan yang rusak parah tersebut segera diperbaiki demi keselamatan dan kenyamanan bersama.

**#YudomulyoProtes #JalanRusak #Banyuwangi**

Komentar